Ruang-ruang yang kaku menjadi satu
sepi inipun meratu
tularkan jalur-jalur rimba yang semeraut
satu persatu jalanku jadi dingin
dengan dua titik merana
mewarna disetiap detiknya
menghitam disetiap sudutnya
pengulangan derita yang sama
menghapus jejakku yang kuukir sendiri..
(19 Oktober 2005)
No comments:
Post a Comment