Penuh, sesak
Setiap inci sudutku mengerut
Mencabik kebanggaan yg semakin berkarat
terbebani putih yang menghitam, pekat!
Berbaris-baris keluhku wakili tangis sewinduku
Semuanya resah yg kaku
Tak bisa hilang sebelum makianku berhenti
Aaah…sekotak candaku mati hari ini
benci..
Kemana aku yg melebur
Menjalin abu-abu dengan rasaku
Aaah…aku kecewa...
(15/04/05)
No comments:
Post a Comment