Wednesday, October 19, 2005

Bidadariku rapuh

bidadariku rapuh dalam diamnya kata2 yang membisu
hitam membaur dengan cerah warnanya
masih terlihat normal dengan kehambaran struktur maknanya
tapi buramnya sudah meracuni keindahanku
semua kata2 yang menari disekelilingku jadi kerikil tajam
tawa kami yang kemarin hilang
andai sang pelangi hinggap kemari
melengkapi tiga mata hatiku tersayang
melengkapi tiga cerita kebahagiaanku
bidadari-pelangi-dan aku
bidadariku rapuh dalam diamnya kata2 yang membisu
diam yang membuatku risau

(020605)

No comments: