Aku ingin berkisah pada angin
Mengenai airmata yang mengering
Tentang rona pipi yang melembab, sembab
isakku tak lagi bersedu sedan
Selalu ada senyum tersungging,
walau hati memerih perih
Maka jangan kau khawatirkan lagi aku
Semua borok, nanah, dan lukakan kubawa
dalam seretan langkah tertatihku
Aku ingin berkisah pada angin
Mengenai jalan ini
Tentang mimpi yang direnggut
Tentang impian yang dimaki
Tentang jeruji tajam, lantang, dan dingin
Namun isakkku harus sunyi
Mesti rela dengan derita yang sama
Memaksa hati melepas tawa bahagia
Maka jangan kau khawatirkan lagi aku
Semua sepi, hampa, dan mayakan kubawa
Dalam seretan langkah tertatihku
Aku ingin berkisah pada angin
Mengenai hati ini
Tentang sajak cermin
Tentang cinta yang berdebu, berkabut
Namun isakku harus hilang
Melanjutkan bagian boneka yang kurebut
Masuk berwangi malam, kelam
Menganyam kata
Dan tak pernah berhenti
Maka jangan kau khawatirkan lagi aku
Semua sendiriku merapat
Takkan lagi luntur dalam bayangan
Aku ingin berkisah pada angin
Tentang hidupku yang sempurna
Dalam luka yang terikat erat
karena
Hidupku adalah luka yang sempurna..
----------
*Sebenernya ini dibuat untuk tugas kuliah sahabatku...dini, bantuin dia gitu..
----------
(15/02/06)
No comments:
Post a Comment